Jumat, 11 Mei 2012

Jumat, Mei 11, 2012

ILMU NUZULUL QUR’AN

Pengertian Nuzulul Qur’an
       Nuzulul Qur’an dimaknai peristiwa turunnya Al-Qur’an. Kata Nuzul memiliki dua makna: pertama, berasal dari kata Nazzala Yunazzilu berarti turun secara berangsur-angsur. kedua, berasal dari kata Anzala Yunzilu berarti menurunkan. Secara istilah diartikan pemberitahuan Al-Qur’an dengan cara dan sarana yang dikehendaki Allah SWT sehingga dapat diketahui malaikat di Lauh al-Mahfudz dan oleh nabi Muhammad SAW di dalam hatinya yang suci.

Cara Al-Qur’an Diturunkan
Terdapat tiga pendapat tentang cara Al-Qur’an diturunkan, yaitu:
1. Al-Qur’an diturunkan ke langit dunia pada malam lailatul qadar sekaligus lengkap dari awal hingga akhir. Kemudian diturunkan secara berangsur-angsur sesudah itu dalam tempo 20 tahun  atau 23 tahun atau 25 tahun berdasarkan pada perselisihan yang terjadi tentang berapa lama nabi bermukim di Makkah sesudah beliau diangkat menjadi Rasul.
2. Al-Qur’an diturunkan ke langit dunia dalam 20 kali lailatul qadar selama 20 tahun atau 23 lailatul qadar dalam 23 tahun atau 25 lailatul qadar dalam 25 tahun. Pada tiap-tiap malam diturunkan ke langit dunia, sekedar yang hendak diturunkan pada tahun itu kepada Muhammad SAW secara berangsur-angsur.
3. Permulaan turunnya Al-Qur’an adalah pada malam lailatul qadar, kemudian setelah itu diturunkan berangsur-angsur dalam berbagai waktu. 

Tahapan-tahapan al-Qur’an diturunkan:
1. Diturunkan ke Lauhul Mahfudz.
2. Ke Bait al-Izzah di langit dunia.
3. Diturunkan secara berangsur-angsur.

Sejarah Turunnya al-Qur’an Dibagi Tiga Periode:
1. Wahyu diturunkan mengandung tiga hal, yaitu: (a) Pendidikan bagi Rasulullah saw dalam membentuk kepribadiannya QS.74:1-7. (b) Pengetahuan dasar tentang ketuhanan QS.87 dan 112. (c) Dasar-dasar akhlak Islamiyah dan pembentukan masyarakat muslim.
Periode ini berlangsung sekitar 4-5 tahun dan telah menimbulkan reaksi dikalangan masyarakat Arab terhadap al-Qur’an, diantaranya: (a) sebagian kecil mereka menerima dengan baik, (b) sebagian besar menolaknya dengan kebodohan mereka QS.21:24. Mereka mempertahankan adat istiadat dan tradisi nenek moyang QS.43:22, (c) al-Qur’an mulai meluas melampaui perbatasan Makkah menuju daerah-daerah sekitarnya.
2. Ayat-ayat al-Qur’an telah sanggup memblokade paham jahiliyyah dari segala segi sehingga mereka tidak lagi mempunyai arti dan kedudukan dalam alam pikiran yang sehat QS.16:125, QS.41:13, QS.36:78-82. periode ini berlangsung selama 8-9 tahun.
3. Periode ini berlangsung selama 10 tahun dimana dakwah Islam telah mencapai hasil yang menggembirakan dan Islam telah disempurnakan Allah swt dengan turunnya QS.al-Maidah ayat 3 ketika Nabi saw wukuf pada haji wada’ pada tanggal 9 Dzulhijjah 10 H.


Hikmah Al-Qur’an diturunkan secara berangsur-angsur:
1. Menguatkan dan meneguhkan hati nabi.
2. tantangan dan mukjizat.
3. mempermudah hafalan dan pemahaman.
4. kesesuaian dengan peristiwa dan pentahapan dalam  penetapan hukum.
5. bukti bahwa Al-Qur’an turun dari sisi yang Maha Bijak dan Tinggi.
(Tulisan ini disampaikan dalam perkuliahan Ulumul Quran oleh dosen FAI-UMS. bapak Nurul Huda) 

0 komentar:

Posting Komentar

thank you for your comment (شكرا)

  • Assalamu'alaikum wahai saudaraku kaum muslimin
  • Blog ini diperuntukkan sebagai media menyebarkan ilmu
  • Perjuangan menuju kemuliaan